Ad

Swadaya Warga, Perbaikan Jalan Rawan Longsor Capai 22 Meter

00:00
00:00
Proses pengecoran pinggiran jalan raya Rembangan Desa Kemuninglor, Minggu (25/1/2026)


Jember (Warta Rakyat) – Untuk mencegah terjadinya longsor, warga Pandian Dusun Rayap, Desa Kemuninglor, Kecamatan Arjasa, melakukan perbaikan pinggiran jalan raya secara swadaya, Minggu (25/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak pagi hingga sore hari di jalur arah wisata Hotel Rembangan, tepatnya di RT 01 RW 09 sekitar kawasan vila yang rawan tergerus air.

Hingga Minggu sore, warga telah menyelesaikan pengecoran sepanjang 22 meter dari target total 50 meter, dengan lebar sekitar 50 sentimeter. Perbaikan difokuskan pada sisi jalan yang selama ini kerap terkikis aliran air hujan dan berpotensi menimbulkan longsor.

Salah satu warga, Sutrisno atau Pak Yudha, menjelaskan bahwa sebelum dilakukan pengecoran, pinggir jalan digali sedalam kurang lebih 15 sentimeter dan dipasangi besi bertulang agar konstruksi lebih kuat dan mampu menahan aliran air.

Lokasi pekerjaan pinggiran jalan raya utama arah wisata Rembangan

“Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat dukungan dari warga sekitar yang ikut membantu tenaga, serta beberapa pihak yang turut menyumbang material dan dana,” ujar Pak Yudha saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, perbaikan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama demi keselamatan pengguna jalan. Jalan ini merupakan jalur utama menuju kawasan wisata Rembangan. Jika terjadi longsor, dampaknya akan dirasakan oleh semua warga dan pengunjung.

Kegiatan swadaya ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Villa Dragon menyumbangkan dana sebesar Rp2 juta, Pemerintah Desa Kemuninglor melalui Kepala Desa memberikan 10 sak semen merek Singa Merah, sementara dari beberapa komunitas sedekah menyumbang pasir sebanyak satu dump truk. Selain itu, warga menyediakan besi ukuran delapan, bata ringan atau hebel satu kubik, serta perekat.

Ke depan, warga berencana melanjutkan pengecoran hingga mencapai total panjang 50 meter di sepanjang jalur yang dinilai rawan longsor tersebut. Meski dikerjakan secara mandiri, warga berharap adanya perhatian dan dukungan lebih lanjut dari pihak terkait.

Diketahui, petugas dari Dinas Pekerjaan Umum sempat melakukan peninjauan lokasi sekitar tiga hari sebelumnya.

Pak Yudha berharap dengan keterbatasan dana yang ada, akan muncul kepedulian dari pihak lain, terutama dari instansi terkait, pengelola wisata Hotel Rembangan, maupun pihak peternakan, mengingat jalur tersebut merupakan akses utama menuju kawasan wisata. (Ruk)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Swadaya Warga, Perbaikan Jalan Rawan Longsor Capai 22 Meter
  • Swadaya Warga, Perbaikan Jalan Rawan Longsor Capai 22 Meter
  • Swadaya Warga, Perbaikan Jalan Rawan Longsor Capai 22 Meter
  • Swadaya Warga, Perbaikan Jalan Rawan Longsor Capai 22 Meter
  • Swadaya Warga, Perbaikan Jalan Rawan Longsor Capai 22 Meter
  • Swadaya Warga, Perbaikan Jalan Rawan Longsor Capai 22 Meter
DomaiNesia
DomaiNesia
Ad