Telkom Tambah Genset Pulihkan Layanan Jaringan Pasca Gempa M7,7 Flores
![]() |
| Dampak kerusakan akibat gempa Flores. (Dok. Detiknet) |
Jakarta, WARTA RAKYAT.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. memobilisasi penambahan genset di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (16/8/2026).
Langkah ini diambil guna mengatasi penurunan kualitas layanan telekomunikasi dan digital akibat kerusakan perangkat jaringan serta terputusnya pasokan listrik utama pascalepasan energi gempa bumi magnitudo 7,7 di wilayah tersebut.
Kondisi darurat konektivitas ini dipicu oleh gempa bumi dangkal berkedalaman 15 kilometer yang mengguncang Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 05.58 WITA.
Pusat gempa yang berada di laut, sekitar 30 kilometer arah Timur Laut Nagekeo, disebabkan oleh aktivitas patahan aktif Flores Back-Arc Thrust.
Kerusakan infrastruktur listrik secara luas secara langsung melumpuhkan operasional perangkat transmisi data dan sistem pemancar TelkomGroup.
EVP Telkom Regional III Rachmad Dwi Hartanto menjelaskan bahwa pemulihan operasional jaringan sangat bergantung pada kestabilan pasokan energi lokal. Pengaktifan genset tambahan berkapasitas terbatas difokuskan untuk mempertahankan daya operasional perangkat vital.
Genset tambahan dengan kapasitas terbatas sebagai penguatan suplai listrik untuk menjaga stabilitas operasional perangkat jaringan dan mendukung proses pemulihan layanan, ujar Rachmad dalam keterangan resminya.
Sebagai bentuk penanganan lanjutan, TelkomGroup telah mengerahkan tim teknis dan berbagai sumber daya pendukung ke titik-titik terdampak.
Perbaikan infrastruktur dilakukan secara maraton dengan memprioritaskan kawasan vital, seperti pusat koordinasi penanggulangan bencana dan sarana pelayanan publik, agar akses komunikasi suara maupun data dapat kembali beroperasi normal secepat mungkin.
Di tengah upaya percepatan pemulihan jaringan di lapangan, pihak manajemen menyampaikan simpati dan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan di Flores dan sekitarnya.
TelkomGroup menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas kejadian ini. Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengertian dan dukungan yang diberikan selama proses pemulihan berlangsung, tutur Rachmad.
(Sumber: HarianJogja/Ed: Ruksin A)
