Dituding Terjadi di SDN Selodakon 02, Guru Klarifikasi Peristiwa Disebut Terjadi di SDN Selodakon 04

00:00
00:00


Jember, Warta Rakyat.com — Video dugaan kekerasan terhadap seorang siswi yang viral di media sosial grup Info Warga Jember (IWJ) berbuntut klarifikasi dari pihak sekolah. Dalam video tersebut, lokasi kejadian sempat disebut terjadi di SDN Selodakon 02, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember.

Namun, pihak SDN Selodakon 02 membantah. Perwakilan dewan guru SDN Selodakon 02, Wardatul Firdausi, S.Pd., menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak terjadi di sekolahnya.

“Peristiwa tersebut bukan terjadi di SDN Selodakon 02,” ujar Wardatul saat ditemui bersama aliansi awak media yang mengatasnamakan Tim Gedor, Jumat (7/8/2026).

Wardatul menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima pihak sekolah, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB. Waktu tersebut berada di luar jam pembelajaran reguler.

Klarifikasi dari SDN Selodakon 04


Pihak SDN Selodakon 04 juga turut angkat bicara. Salah satu perwakilan guru, Eko Guswantoro, membenarkan bahwa dugaan peristiwa itu terjadi di sekolahnya, tepatnya sebelum kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dimulai.

“Saat itu para siswa dan siswi sedang menunggu kedatangan pembina Pramuka,” jelas Eko.

Menurut Eko, dalam situasi menunggu tersebut seorang siswi yang disebut sebagai korban didatangi oleh sejumlah anak. Berdasarkan informasi sementara, para pelaku diketahui merupakan siswi dari SDN Selodakon 01 dan SDN Selodakon 02.

Terkait motif, Eko menyebut informasi yang beredar mengarah pada persoalan kecemburuan dan masalah pertemanan yang berkaitan dengan seorang laki-laki serta percakapan melalui WhatsApp. 

“Namun itu masih informasi yang perlu diklarifikasi lebih lanjut oleh pihak-pihak terkait,” katanya.

Mediasi Masih Berjalan

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Sekolah maupun PLT dari SDN Selodakon 01 dan SDN Selodakon 02 belum memberikan keterangan resmi saat dikonfirmasi awak media.

Proses penyelesaian juga masih berlangsung. Kabid Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Abdullah, S.Pd.,M.Pd., yang hadir dalam mediasi, belum memberikan penjelasan terkait hasilnya.

Ketua K3S Wilayah Tanggul, Titin Agustin, S.Pd., mengatakan mediasi antar pihak masih terus dilakukan.

“Mediasi masih terus berjalan,” ujarnya. Ia berharap persoalan ini segera menemukan titik terang.

Imbauan Pengawas Sekolah

Pengawas Sekolah Dasar wilayah Tanggul, Siti Subuh Hemi S.Pd., mengimbau seluruh sekolah dasar di Tanggul untuk meningkatkan pengawasan terhadap siswa dan siswi, baik di dalam maupun di luar jam pelajaran.

Ia juga meminta peran aktif orang tua

“Sekolah harus selalu memperhatikan para siswa dan siswinya. Kepada wali murid, karena lebih banyak waktu bersama anak-anak, kami mohon kerja samanya agar bersama-sama menciptakan lingkungan yang baik untuk anak,” pesan Siti.

Hingga berita ini diterbitkan, proses mediasi antara pihak sekolah, orang tua, dan Dinas Pendidikan masih berlangsung.

Pewarta: Imron Hidayat

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Dituding Terjadi di SDN Selodakon 02, Guru Klarifikasi Peristiwa Disebut Terjadi di SDN Selodakon 04
  • Dituding Terjadi di SDN Selodakon 02, Guru Klarifikasi Peristiwa Disebut Terjadi di SDN Selodakon 04
  • Dituding Terjadi di SDN Selodakon 02, Guru Klarifikasi Peristiwa Disebut Terjadi di SDN Selodakon 04
  • Dituding Terjadi di SDN Selodakon 02, Guru Klarifikasi Peristiwa Disebut Terjadi di SDN Selodakon 04
  • Dituding Terjadi di SDN Selodakon 02, Guru Klarifikasi Peristiwa Disebut Terjadi di SDN Selodakon 04
  • Dituding Terjadi di SDN Selodakon 02, Guru Klarifikasi Peristiwa Disebut Terjadi di SDN Selodakon 04
DomaiNesia
DomaiNesia